Trader
Login
FORGOT
PASSWORD
Deposit Withdrawal

Trading dan Poker

Dec

28.09

Posted by Rully Alexander
14 Comments

Do You Like
This Post ?

Ketika anda memiliki firasat/instinct yang kuat untuk mengambil keputusan buy/sell sewaktu trading, sebaiknya anda segera menjauh dari komputer atau laptop anda, kecuali jika keputusan tersebut telah melalui proses analisa trading anda sendiri. Saat anda akan membuat keputusan berdasarkan pada apa yang terlihat pada chart bar atau apa yang para analis katakan, pada saat itulah tanggung jawab anda sebagai trader dilihat. Tanggung jawab untuk menjaga diri sendiri dari ketidakstabilan-emosi mulai diperhitungkan.

Mengapa? Rasanya lebih mudah menjelaskannya pada permainan poker. Seorang pemain poker yang handal harus tahu persis apa yang hendak dilakukan, kapan, dan bagaimana melakukannya saat dia berhadapan dengan  kartu di depan matanya. Namun, jika pemain lain mulai mengusiknya, atau ketika dia sedang membutuhkan uang secara instan, pemain poker itu membuat keputusan yang dipengaruhi oleh emosi yang kemudian keadaan berubah menjadi tidak jelas dan tepat lagi baginya. Keputusan pemain poker itu sudah mulai didasari pada skill dan analisa dari pemain lain yang berakibat merusak permainannya.

poker-loss

Pepatah pernah mengatakan, pemain poker yang hebat bukan dinilai ketika dia membuka kartunya, tapi kapan dia harus menutup kartunya dalam keadaan rasional dan emosi yang stabil

Sama halnya dengan dunia trading, seorang trader mungkin telah membuat keputusan trading yang tepat untuk Open Position dan membatasi Stop Loss/Take Profit dengan akurat pula, namun karena perubahan emosional sudah membuatnya terusik, maka keputusan trader tersebut pun ikut berubah dan bukan mengandalkan skill seorang trader yang rasional lagi. Setelah lama diperhatikan ternyata harga terus melawan trader itu, timbullah kepanikan hingga membuatnya “gatal” untuk Open Position lagi dengan tujuan  menebus ketinggalannya sampai menyesuaikan lagi batas SL dan TP yang semakin tidak seimbang, hingga akhirnya trader itu mulai gelisah – “Apa yang kulakukan? Semuanya sudah mantap, mau ambil untung kecil kok malah jadi rugi besar,  gara-gara adrenalinku terpacu”.

Banyak tipe emosi yang dapat bermunculan ketika sedang trading maupun dalam permainan poker, namun keserakahan dan ketakutan merupakan emosi utama yang paling sering menjadi pemicu dari awalnya kehancuran. Menjaga emosi saat trading maupun bermain poker bukanlah tugas yang mudah dan sayangnya tanpa disadari hal ini justru sering dilupakan. Pengendalian diri atas gejolak emosi merupakan hal terpenting bagi seseorang untuk menjadi trader ataupun seorang pemain poker yang handal dan lebih baik dari sebelumnya.

linkedin share
line break

{ 7 comments… read them below or add one }

warteg boyz January 31, 2010 at 11:25 PM

setuju bos.. i like this :)

Robin February 2, 2010 at 11:23 AM

wew…like this doang ?? dah kek di pesbuk aja bos.. :D

muray September 2, 2010 at 1:28 AM

Wah bro Rulli keknya sering maen poker nih hehe..

Rully Alexander September 2, 2010 at 1:57 AM

@muray
Bisa aja nih Bro Muray.
Banyak kok trader lain juga main poker,
apalagi di facebook (Texax Hold’em).
hehehe… :)

firman January 8, 2011 at 9:21 PM

semua yang anda sampaikan benar sekali…saya trader kecil pemula, untuk trading di marketiva 2500 point dan 400 point, lebih percaya diri di 400 point, tetapi lama sekali naiknya modal, kira2 berapa ya angka quantity ideal/ atau boleh tahu quantity terbesar yang dilakukan trader2 besar, sebagai bahan pertimbangan saya, supaya lebih tenang menghadapi pasar? memang masalah psikologi ini sangatlah berpengaruh….trmksh

satrio May 11, 2012 at 5:35 PM

melatih diri dalam mengendalikan emosi serakah dan ketakutan, langkah2nya apa saja? saat ini saya dalam kondisi tersebut sehingga takut OP. sedangkan OP di demo account dalam minggu ini saya profit sampai $500. tolong Mas, pencerahannya. klu tidak merepotkan, kirim ke alamat email saya. terima kasih banyak sebelumnya, sukses selalu tuk kita semua. amin

elvindes May 11, 2012 at 6:19 PM

@Pak Satrio :
Selamat sore Pak. Keserakahan dan tidak disiplin merupakan tahap yang wajar untuk dilalui oleh seorang trader. Untuk tidak serakah dan bisa disiplin membutuhkan keseriusan dan hal tsb tidaklah mudah. Sebaiknya gunakan Money Management yang baik untuk setiap kali transaksi misalkan 3%-5% dari modal Bapak, entah pada hari itu Bapak profit atau loss tapi harus disiplin dalam menerapkan Money Management. Jika Money Management sudah bisa didisplinkan maka tidak akan ada lagi keserakahan dan ketakutan dalam membuka posisi.

Leave a Comment

Previous post:

Next post:

Emas Naik Tajam setelah Market Eropa Libur   –   Moody memotong rating bank-bank Spanyol   –   ECB hentikan sementara pinjaman untuk Bank Yunani   –   Investor berbondong melarikan dananya keluar dari Yunani   –   Market Eropa libur, Emas mencoba merangkak naik   –   Yunani terancam keluar dari Eropa; Euro drop   –   Emas bersiap untuk naik kembali?   –   Crude Oil tertolong GDP Jerman   –   Index Saham masih jatuh dalam 4 hari ini   –   Investor Lari ke Dolar AS, Emas Makin Tertekan   –  
Lowongan Pekerjaan Terbaru April 2012