Trader
Login
FORGOT
PASSWORD
Deposit Withdrawal

3 Tips Stop Loss – Money Management

Mar

18.10

Posted by Pratama
33 Comments

Do You Like
This Post ?

Halo sobat traders,

“Money management itu penting”

Anda mungkin sudah ribuan kali mendengar kalimat ini. Kita banyak menjumpainya di perbincangan antar trader ataupun di forum dan diskusi mengenai trading. Meskipun money management adalah topik yang simple dan sering kita dengar, tetapi pada kenyataannya terlalu sering kita mendapati trader yang mengeluh karena loss besar-besaran. Bahkan, kita sering masuk ke pasar dengan strategi yang benar dan profit,  tapi keluar dengan posisi loss.

Dengan tidak mengesampingkan bahwa begitu pintarnya seorang trader dalam memahami pergerakan pasar, ternyata sisi psikologi merekalah yang sebenarnya menyebabkan mereka kehilangan uang (loss).

Apa yang menyebabkan hal ini terjadi?
Apakah pasar itu sangat sulit untuk dimengerti?
Ataukah sebenarnya ada kesalahan-kesalahan simple yang sering kita buat sehingga kita loss?

Jawabannya bisa anda temukan melalui tulisan saya dibawah ini.

risk and reward

risk and reward

Kebanyakan trader mengalami loss yang besar karena tidak mengerti apa itu yang dinamakan risk and reward. Artinya, anda harus mengerti dulu berapa jumlah kerugian yang akan anda hadapi untuk mendapatkan suatu keuntungan.

Tanpa pengetahuan mengenai management resiko, kita seringkali menjumpai trader yang terlalu lama menahan posisi floating loss, tapi disaat posisi floating profit, mereka buru-buru untuk close posisi. Hasilnya, posisi awal yang seharusnya profit berakhir tragis dalam keadaan loss.

Lalu apa yang perlu kita lakukan untuk mengatasi kondisi seperti ini? Sebelum kita melakukan open posisi, kita harus memperhitungkan dengan cermat berapa jumlah kerugian yang kita tentukan, dan berapa keuntungan yang akan kita dapatkan. Untuk itu kita perlu menentukan berapa rasio Stop Loss dan Take Profit yang akan kita dapatkan pada setiap open posisi kita. Secara general, rasio dari risk and reward adalah 1:2.

Contoh:
Trader A melakukan analisa dengan memperhitungkan faktor yang didapat dari indicator, support dan resistance pada suatu pair currency. Selanjutnya trader A melakukan posisi BUY pada currency USD/JPY pada running price 90.00, maka sesuai perhitungan risk and reward, anda harus memasang Stop Loss pada point 89.80 dan Take Profit pada point 90.40. Dengan perhitungan risk and reward yang cermat dan kokoh, maka trader akan terjaga dari open posisi yang tidak sebanding dengan profit yang akan didapat.

money management

money management

Stop Loss Technique

Stop Loss merupakan salah satu cara untuk meminimalisir resiko dan memaksimalkan profit di setiap posisi trading kita. Dengan menggunakan Stop Loss, kita dapat menghindari skenario dimana kita banyak mengakumulasikan profit, akan tetapi satu buah kesalahan / loss yang besar akan menyapu habis jumlah akumulasi total profit kita.

Salah satu teknik yang banyak digunakan oleh beberapa trader yang sukses adalah dengan memindahkan Stop Loss ke tingkat break event point / impas setelah harga bergerak sesuai dengan open posisi. Trailing stop merupakan cara berikutnya yang bisa dilakukan untuk mengunci profit yang sudah anda dapatkan.

Berikut adalah 3 trading tips yang dapat digunakan dalam menentukan Stop Loss:

  • Two-Day Hi/Lo Method

Teknik ini banyak digunakan oleh para fund manager. Penerapan dari teknik ini adalah dengan menempatkan Stop Loss kira-kira 10 pips di atas 2-day-high ataupun 2-day-low pada dua hari sebelumnya. Teknik ini lebih cocok digunakan oleh para long term trader yang mempunyai jumlah capital yang besar.

  • Parabolic Stop and Reversal (SAR)

Parabolic SAR pada dasarnya adalah indikator volatility yang menampilkan sejumlah titik-titik kecil yang berada diatas / dibawah chart, namun kita juga bisa menggunakan titik ini sebagai acuan Stop Loss. Teknik ini bisa digunakan untuk para intraday trader.

  • Support & Resistance

Jika suatu harga menembus support / resistance level, maka support ini berubah menjadi resistance dan ini berlaku sebaliknya. Anda dapat menempatkan Stop Loss 20 pips dibawah support level, atau 20 pips di atas resistance level. Teknik ini biasa digunakan juga oleh para intraday trader.

Mengingat pentingnya Stop Loss untuk kesuksesan trading kita, maka kita sebagai trader harus mempertimbangkan faktor Stop Loss disetiap open posisi yang dilakukan. Jika anda tidak menggunakan Stop Loss, maka anda anda akan berada di posisi “belas kasihan” market. Seharusnya anda lah yang menentukan nasib capital anda.

Jadi, pikirkanlah masak-masak risk and reward yang akan anda dapatkan sebelum anda open posisi. Stop Loss ini adalah wajib bagi siapapun yang ingin menjadi seorang trader yang sukses. Lalu bagaimana dengan anda? sudahkah anda disiplin untuk menerapkan prinsip risk and reward ini? ataukah money management ini masih menjadi sekedar lip service bagi anda? Saya tunggu komentar anda :)

linkedin share
line break

{ 21 comments… read them below or add one }

  1. Pages:
  2. 1
  3. 2
  4. 3
Dhani Pratama February 22, 2011 at 4:21 AM

Halo bung Hendi, selamat datang di blog kami :)

Saya coba jawab satu-persatu pertanyaan anda.
“Kenapa kalau open posisi selalu floatingnya negatif ? dan bisa menunggu sampai beberapa minggu”
ini menunjukkan ada yg salah dengan strategy trading anda, bahkan sampai menunggu beberapa minggu. Persiapkan strategy anda dengan cermat sebelum melakukan open posisi

sebaiknya TRADER harus merelakan Capital loss berapa % untuk sekali open posisi dengan modal 500$?
normalnya pada setiap trade, anda tidak boleh menggunakan lebih dari 2% dari equity anda. Jadi untuk modal sebesar $500, anda tidak boleh loss lebih dari 10 pips.
Kalau anda ingin profit yang lebih besar, disarankan menambah modal anda, karena resiko yang anda ambil juga lebih besar.
Keuntungan yang wajar dari contoh ini adalah anda bersedia loss 10 dollar untuk mendapatkan reward 20 dollar.

“Kalau Udah pengalaman bisa berapa Bulan profit 100% atau BEP ?”
Saya memandang trading adalah sebagai investasi, bukan sebagai alat untuk jadi kaya secara instant.
Normal nya bila anda berinvestasi menggunakan deposito, anda mendapatkan 10% return of investment.
Apabila anda bisa mendapatkan ROI lebih dari 10% secara konstan setiap tahun di bidang trading, maka anda sudah bisa dikatakan trading dengan berhasil.
Apabila tidak, lebih baik pilih deposito yang nyaris tanpa resiko.

yanwar August 29, 2011 at 12:29 AM

Wah ini saya loss terus gara2 gak pake SL… terimaksih atas artikelnya yg sangat mencerahkan.. jadi betah disini.. :-)

Dadang December 3, 2011 at 5:45 PM

Trimakasih, mas Pratama atas artikel yg mencerahkan ini. Betul, emosi trader lah yang mengalahkan potensi profit yg sudah dimiliki. Sy pun mengalami ini. Tp sekarang sy pake robot setiap trading. Bagi teman-teman yg ingin memiliki robot khususnya untuk pair GOLDUSD atau XAUUSD, silahkan hubungi saya.

Iwan Saleh January 21, 2012 at 10:13 PM

Pencerahannya OK….
Saya berminat memiliki robot…. menghubungi pa Dadang kemana-dimana…
Ku tunggu sharenya…
Sukses untuk semua….

kosim March 5, 2012 at 4:30 PM

untuk stop loss kayaknya selama ini aku sudah valid pak tapi untuk mengetahui trend akan balik atau harga sudah jenuh yang aku belum ketahui baiknya pakai indie apa ya pak ,sebab selama ini saya belum bisa memaksimalkan profit ??? sebelumnya saya ucapkan terima kasih ,,

Pratama March 6, 2012 at 7:55 PM

Saya rasa tidak ada yang bisa mengetahui kapan trend akan berbalik atau harga sudah jenuh secara pasti, apalagi dalam jangka waktu short-term.
Kalo saya hanya menggunakan level support dan resistance sebagai exit poin bro :)

  1. Pages:
  2. 1
  3. 2
  4. 3

Leave a Comment

Previous post:

Next post:

Emas Naik Tajam setelah Market Eropa Libur   –   Moody memotong rating bank-bank Spanyol   –   ECB hentikan sementara pinjaman untuk Bank Yunani   –   Investor berbondong melarikan dananya keluar dari Yunani   –   Market Eropa libur, Emas mencoba merangkak naik   –   Yunani terancam keluar dari Eropa; Euro drop   –   Emas bersiap untuk naik kembali?   –   Crude Oil tertolong GDP Jerman   –   Index Saham masih jatuh dalam 4 hari ini   –   Investor Lari ke Dolar AS, Emas Makin Tertekan   –  
Lowongan Pekerjaan Terbaru April 2012