Trader
Login
FORGOT
PASSWORD
Deposit Withdrawal

Kupas Tuntas Teknik Scalping Forex [Part 2]

Nov

09.11

Posted by Pratama
6 Comments

scalpingMelanjutkan pembahasan strategi scalping forex sebelumnya, ada seorang scalper trading bernama Paul Rotter. Beliau cukup terkenal sebagai “The Most Successful Scalper Trading”. Dari wawancara beliau bersama salah satu media, ada beberapa hal penting menyangkut teknik scalping yang digunakan oleh Paul Rotter.

Teknik Scalping Trading Menggunakan 2 Chart

Menggunakan chart pada time frame 30 menit untuk memperkirakan pergerakan trend dan menggunakan time frame 5 menit untuk melakukan open atau close posisi.

Teknik Scalping Menggunakan Indikator

Untuk menunjang teknik scalping, pada umumnya scalper trading menggunakan beberapa indikator teknikal seperti indikator fibonacci, trend line dan CCI.

Memanfaatkan Moment Pembukaan Market

Para scalper trading biasanya mengincar waktu untuk scalping menjelang dibukanya market Eropa ( sekitar pukul 12:00 s/d 15:00 WIB ) dan Amerika ( sekitar pukul 20:00 s/d 22:00 WIB ). Pada jam-jam tersebut volume trading yang terjadi di forex market cukuplah besar.

Intisari

Teknik Scalping bisa menjadi sesuatu strategi trading yang menyenangkan, namun juga bisa membuat stress dan kelelahan. Buatlah target profit harian yang harus anda capai, jangan terjebak untuk trading berlebihan.

Saat trading Anda mengalami loss saat menggunakan teknik scalping, janganlah sekali-sekali berpikiran untuk membalas dendam kerugian yang anda alami saat itu juga. Masih ada hari esok dimana anda bisa trading kembali menggunakan teknik scalping.

Secara perlahan mungkin anda akan menemukan apakah anda cocok sebagai seorang day trader ataupun swing trader sebagai akibat dari kepercayaan diri dan segala pengalaman yang anda dapatkan selama menggunakan teknik scalping.

Satu petuah bijak yang kami dapat dari Paul Rotter,

Q: Shouldn’t a trader stick to his opinion?
A: No, definitely not. An analyst or some kind of guru has to stick to it, but a trader should have no opinion. The stronger your opinion, the harder it is to get out of a losing position

Semoga kita bisa lebih menyelami sisi psikologis yang sangat menentukan untuk membentuk mental menjadi seorang scalper trading.

Minggu depan kami akan mengulas wawancara seorang master scalper Paul Rotter. Prestasi beliau sebagai scalper trading yaitu telah berhasil membukukan profit sebesar 65 – 78 juta dollar setiap tahun dalam 10 tahun karir tradingnya.

Benarkah strategi yang diterapkan oleh Paul Rotter?
Bagaimana dengan anda? Indikator apa yang anda gunakan dalam ber-scalping?

linkedin share

{ 4 comments… read them below or add one }

mustamin February 18, 2012 at 6:01 AM

wah..wah…makin seru saja babahasannya Mas. Tetapi..tolong di bahas atau dishere dong setting Pibonacci, Trend Line dan CCI nya soalnya saya betul-batul baru belaar dalam hal ini. Thanks ya?

Pelatihan Forex Malang November 14, 2011 at 3:48 PM

Scalping bukan hanya fokus pada gerakan indikator dan template, namun berita juga perlu untuk antisipasi. Kapan kita rehat sejenak sebagai antisipasi berita terhadap market, berita sangat penting buat pertimbangan jangka panjang.

indikator forex November 14, 2011 at 3:04 PM

Mas, di share juga dong teknik sclaping nya…..

hart November 10, 2011 at 9:01 PM

bagaimana jika jam 20.00-22.00 terjadi news apakah teknik scapling masih berguna ? dan ngomong2 kontes nya kapan lg yaa ……hhehehe …nunggu thn depan msh lama

Leave a Comment

Previous post:

Next post:

Greece Current Account Surplus Rises In August   –   Hong Kong Inflation Accelerates More Than Expected   –   Hungary Gross Wages Growth Slows In August   –   S. Africa Leading Index Rises In August   –   India Leading Index Recovers In September   –   Finland Jobless Rate Rises More Than Expected In September   –   Japan Aug All Industry Activity Falls At Slower Pace   –   China's GDP Registers Weakest Growth Since 2009   –   European Economics Preview: U.K. Public Sector Finance Data Due   –   China GDP Rises 7.3% On Year In Q3   –  
Futures Galleria
LiveZilla Live Help