Trader
Login
FORGOT
PASSWORD
Deposit Withdrawal

Market Analysis

Dec

19.11

Posted by Hendro
0 Comment

Harga emas akan turun di bawah US$1.500 per ons selama 3 bulan berikutnya dan tidak mungkin untuk tes ulang ke harga tertinggi bulan September sampai nanti awal 2012, menurut jajak pendapat Reuters dari 20 hedge fund managers, ekonom dan pedagang.

Hampir setengah dari responden memperkirakan emas akan jatuh ke US$1.450 per ounce pada kuartal pertama tahun depan.

Perkiraan datang setelah kinerja buruk pekan lalu ketika harga mencapai ke harga terendah selama 3 bulan di US$1.560, dan emas kehilangan status safe haven-nya.

“Kami percaya bahwa, pada tahun 2012, dari semua logam emas akan melakukan sesuatu yang terburuk,” kata Christoph Eibl, CEO dan founding partner of the Swiss commodity hedge fund Tiberius.

Logam mulia sekarang menuju kerugian kuartalan pertama untuk kuartal keempat setelah kekalahan terburuk kedua sejak September 2008, ketika krisis kredit global mencapai puncaknya.

“Bagi saya, emas tidak menarik sekarang karena kita tidak melihat ada ancaman inflasi,” kata Jeffrey Sherman, commodities portfolio manager of DoubleLine Capital, sebuah manajer investasi berbasis di Los Angeles, dengan aset  $21 milyar.

ECB (European Central Bank) President Draghi Speaks, Presiden ECB – Mario Draghi pada 19 Desember 2011 pukul 22:30 WIB akan menyampaikan pidatonya mengenai kondisi ekonomi Eropa saat ini. Pernyataan yang optimistik akan menguntungkan Euro.

Monetary Policy Meeting Minutes, RBA (Reserve Bank of Australia) pada 20 Desember 2011 pukul 07:30 WIB akan membahas kondisi ekonomi yang mempengaruhi keputusan mereka dalam menentukan tingkat suku bunga kedepan. Hasil yang positif akan memberi penguatan bagi Aussie.

German Ifo Business Climate, level indeks gabungan terhadap manufaktur, bangunan, grosir dan pengecer di Jerman yang akan di rilis pada 20 Desember 2011 di prediksi mengalami sedikit penurunan, sebesar 106.2, dari 106.6. Apabila di rilis di bawah 106.2, maka akan memberi pelemahan bagi Euro.

Building Permits, perubahan pada ijin jumlah bangunan di Amerika Serikat di prediksi mengalami sedikit penurunan, sebesar 0.63M, dari 064M. Apabila pada 20 Desember 2011 di rilis di bawah 0.63M, maka akan berdampak negatif bagi Dollar.

Monetary Policy Statement, BOJ (Bank of Japan) pada 21 Desember 2011 akan menyampaikan pernyataan mengenai perekonomian Jepang, di barengi dengan penetapan tingkat suku bunga pada Overnight Call Rate, dilanjutkan dengan BOJ Press Conference. Diprediksi tingkat suku bunga tetap di bawah 0.10%.

Monetary Policy Committee (MPC) meeting minutes, Bank of England (BOE) pada 21 Desember 2011 akan mengadakan pertemuan mengenai kebijakan moneter, yang mempengaruhi keputusan mereka dalam menentukan tingkat suku bunga kedepan. Hasil yang positif akan menguntungkan Pounds.

Existing Home Sales, jumlah bangunan yang terjual, kecuali konstruksi yang baru di Amerika Serikat di prediksi akan mengalami kenaikan tipis, sebesar 5.04M, dari 4.97M. Apabila pada 21 Desember 2011 di rilis di atas 5.04M, maka akan berdampak positif bagi Dollar.

New Home Sales.  jumlah rumah baru yang terjual di Amerika Serikat yang akan di rilis pada 23 Desember 2011, di prediksi mengalami sedikit kenaikan, sebesar 314.000, dari 307.000. Apabila di rilis di atas 314.000, maka akan menguntungkan Dollar.

Analisa teknikal 19- 23 Desember 2011

EURUSD – Pullback

Euro kembali melanjutkan penurunanya dari level 1.3377 hingga terbentuk level terendah selama Januari 2011 di 1.2944. Selama sepekan kemarin pair di perdagangkan lebih dari 400 point, dan di tutup turun di level 1.3035. EURUSD pada Time Frame Daily berpotensi terbentuk pattern Pullback di level 1.3211 – 1.3256. Apabila menyentuh level 1.3211 – 1.3256 dan break di bawah level 1.3211 – 1.3256, maka berpotensi kembali down ke level 1.2944. Akan tetapi bila menyentuh level 1.3211 – 1.3256 dan break di atas 1.3211 – 1.3256, maka berpotensi up ke level 1.3377.

Resistance 3=1.3726
Resistance 2=1.3551
Resistance 1=1.3293
Pivot =1.3118
Support
1=1.2860
Support 2=1.2685
Support 3=1.2427

AUDUSD – Pullback

Aussie rebound ke level 1.0027, setelah turun hingga ke level terendah selama 2 minggu terakhir di 0.9859. Selama sepekan kemarin pair di perdagangkan lebih dari 340 point, dan di tutup turun di level 0.9965. AUDUSD pada Time Frame H4 berpotensi terbentuk pattern Pullback di level 1.0050. Apabila menyentuh level 1.0050 dan break di bawah level 1.0050, maka berpotensi kembali down ke level 0.9859. Akan tetapi bila menyentuh level 1.0050 dan break di atas 1.0050, maka berpotensi up ke level 1.0150.

Resistance 3=1.0508
Resistance 2=1.0357
Resistance 1=1.0161
Pivot =1.0010
Support
1=0.9814
Support 2=0.9663
Support 3=0.9467

Hang Seng – Next Direction

Hang Seng kembali turun hingga ke level terendah selama 2 minggu di 17854, setelah naik ke level 18924. Selama sepekan kemarin Hang Seng di perdagangkan lebih dari 1000 point, dan di tutup turun di level 18262. Selama break di bawah level 18358, maka 17818 akan menjadi target down selanjutnya. Namun bila break di atas level 18358, maka 18786 akan menjadi level up selanjutnya.

Resistance 3=19909
Resistance 2=19416
Resistance 1=18839
Pivot=18346
Support 1=17769
Support 2=17276
Support 3=16699

Gold –Next Direction

Gold anjlok dari level tertingginya di 1714.80 hingga ke level terendah selama 3 bulan terakhir di 1560. Selama sepekan kemarin Gold di perdagangkan lebih dari $150 dan di tutup turun di level 1598.20. Pada Time Frame H4 berpotensi terbentuk pattern Pullback di level 1623. Apabila menyentuh level 1623 dan break di bawah level 1623, maka berpotensi kembali down ke level 1561. Akan tetapi bila menyentuh level 1623 dan break di atas 1623, maka berpotensi up ke level 1642.

Resistance 3=1842.53
Resistance 2=1778.66
Resistance 1=1688.43
Pivot =1624.56
Support 1=1534.33
Support 2=1470.46
Support 3=1380.23

Oil – Pullback

Oil turun hingga ke level terendah selama 5 minggu terakhir di 92.52, setelah rebound ke level 101.24, dan di tutup turun di level 93.91. Oil pada Time Frame Daily berpotensi terbentuk pattern Pullback di level 95.26. Apabila menyentuh level 95.26 dan break di bawah level 95.26, maka berpotensi kembali down ke level 92.52. Akan tetapi bila menyentuh level 95.26 dan break di atas 95.26, maka berpotensi up ke level 97.37.

Resistance 3= 107.98
Resistance 2= 10461
Resistance 1= 99.26
Pivot =95.89
Support 1= 90.54
Support 2= 87.17
Support 3= 81.82

Disclaimer

Market analysis ini sama sekali tidak bermaksud untuk mengajari anda, terlebih lagi mengajak anda untuk open posisi trading. Segala tindakan / keputusan yang anda ambil merupakan tanggung jawab penuh atas diri anda sendiri.

linkedin share
line break

Leave a Comment

Previous post:

Next post:

Yen Masih Belum Sanggup Bangkit   –   Membaiknya Ekonomi AS Mimpi Buruk Bagi Emas   –   Soros Dukung Penurunan Emas   –   Abe Lebih Dipercaya Daripada Bernanke dan Draghi   –   Resesi Berkepanjangan Pada Zona Eropa   –   Nikkei Dalam Performa Terbaik Pada Level 15.000   –   US Dollar Jadi Perburuan Para Investor   –   Harga Emas Masih Pada Level Rendah   –   Aksi Beli Besar-Besaran Terhadap Dollar   –   Dollar Mengikis Harga Emas   –  
Futures Galleria