Trader
Login
FORGOT
PASSWORD
Deposit Withdrawal

Market Analysis

Feb

06.12

Posted by Hendro
0 Comment

Amerika Serikat menciptakan pekerjaan di laju tercepat dalam 9 bulan pada Januari 2012 dan tingkat pengangguran secara tak terduga turun ke tingkat terendah dalam 3 tahun, memberikan dorongan untuk Presiden Barack Obama.

Nonfarm payrolls melonjak 243.000, Departemen Tenaga Kerja mengatakan pada hari Jumat (3/2/2012), sebagai factory jobs tumbuh paling tinggi dalam setahun.

Tingkat pengangguran turun menjadi 8.3%, terendah sejak Februari 2009,  dari 8.5% pada Desember 2012.

Sebuah survei rumah tangga menunjukkan tingkat pengangguran menurun bahkan sebagai pencari kerja baru membanjiri  labor force. Para ekonom mengharapkan tingkat pengangguran yang kini telah jatuh 0.8% poin sejak Agustus terus stabil.

Retail Sales, perubahan nilai total inflasi pada sektor penjualan retail di Australia di prediksi mengalami sedikit kenaikan sebesar 0.2% dari 0.0%. Apabila pada 6 Februari 2012 di rilis di bawah 0.2%, maka akan berdampak positif bagi Aussie.

RBA (Reserve Bank of Australia) Rate Statement, Bank sentral Australia pada 7 Februari 2012 pukul 10:30 WIB akan menyampaikan pernyataan mengenai kebijakan moneter, dan penentuan tingkat suku bunga Aussie kedepan. Pernyataan yang optimistik akan menguntungkan Aussie.

Cash Rate, tingkat suku bunga di Australia yang akan di rilis pada 7 Februari 2012 pukul 10:30 WIB, di prediksi turun sebesar di 4.00%, dari 4.25%. Apabila di rilis 4.00%, maka akan berdampak pelemahan bagi Aussie.

Fed Chairman Bernanke Testifies, kepala Bank sentral Amerika Serikat – Ben Bernanke pada 7 Februari 2012 pukul 22:00 WIB akan menyampaikan kesaksianya mengenai kondisi dan kebijakan ekonomi AS, khususnya tingkat suku bunga kedepan. Pernyataan yang optimistik akan menguntungkan Dollar.

CPI (Consumer Price Index), perubahan pada harga dan perusahaan jasa yang dibeli oleh konsumen di China  di prediksi mengalami sedikit penurunan, sebesar 4.0%, dari 4.1%. Apabila pada 9 Februari 2012 dirilis di bawah 4.0%, maka akan berdampak negatif bagi Yuan.

Official Bank Rate dan MPC (Monetary Policy Committee) Rate Statement, BoE (Bank of England) pada 9 Februari 2012  pukul 19:00 WIB, akan merilis tingkat suku bunga, dan akan menyampaikan pernyataan mengenai kondisi ekonomi Inggris, dan kebijakan yang di tempuh kedepannya. di prediksi BoE tetap mempertahankan tingkat suku bunga di 0.50%.

Minimum Bid Rate, Bank Sentral Eropa pada 9 Februari 2012 pukul 19:45 WIB, akan menentukan tingkat suku bunga, dan akan menyampaikan pandangannya mengenai perekonomian Eropa pada ECB (European Central Bank) Press Conference, di prediksi ECB tetap mempertahankan tingkat suku bunga di 1.00%.

RBA Monetary Policy Statement, RBA (Reserve Bank of Australia) pada 10 Februari 2012 pukul 07:30 WIB akan menyampaikan pernyataanya mengenai ekonomi Australia, termasuk tingkat suku bunga dan kebijakan ekonomi kedepan. Pernyataan yang optimistik akan menguntungkan Aussie.

Trade Balance, selisih nilai antara barang ekspor dan impor di China di prediksi mengalami penurunan sebesar 10.8B, dari 16.5B. Apabila pada 10 Februari 2012 di rilis di bawah 10.8B, maka akan berdampak pelemahan bagi Yuan.

Trade Balance, selisih nilai antara barang ekspor dan impor di AS  di prediksi mengalami sedikit penurunan sebesar -48.2B, dari -47.8B. Apabila pada 10 Februari 2012 di rilis di bawah -48.2B, maka akan berdampak negatif bagi Dollar.

Prelim UoM Consumer Sentiment, level index gabungan di AS berdasarkan survei konsumen akan di rilis pada 10 Februari 2012, di prediksi mengalami sedikit penurunan sebesar 74.3, dari 75.0. Jika di rilis di bawah 75.0, maka berdampak negatif bagi Dollar.

Fed chairman Bernanke speaks, kepala Bank sentral Amerika Serikat – Ben Bernanke pada 11 Februari 2012 pukul 00:30 WIB akan menyampaikan pidato mengenai kondisi ekonomi dan kebijakan moneter AS. Pernyataan yang optimistik akan menguntungkan Dollar.

Analisa Teknikal 6 – 10 Februari 2012

GBPUSD – Next Direction

Pounds melanjutkan penguatanya hingga kembali terbentuk level tertinggi selama 3 bulan terakhir di 1.5882, setelah terkoreksi ke level 1.5653. Selama sepekan kemarin pair di perdagangkan kurang dari 230 point dan di tutup naik di level 1.5815. Apabula GBPUSD break di atas 1.5770, maka GBPUSD berpotensi 1.5900. Namun bila break di bawah 1.5770, maka GBPUSD berpotensi kembali ke level 1.5670.

Resistance 3=1.6142
Resistance 2=1.6012
Resistance 1=1.5913
Pivot =
1.5783
Support 1=1.5684
Support 2=1.5554
Support 3=1.5455

AUDUSD – Next Direction

Aussie melanjutkan penguatanya hingga kembali terbentuk level tertinggi selama 6 bulan terakhir di 1.0793, setelah terkoreksi ke level 1.0525. Selama sepekan kemarin pair di perdagangkan kurang dari 270 point dan di tutup naik di level 1.0776. Apabula AUDUSD break di atas 1.0750, maka AUDUSD berpotensi 1.1000. Namun bila break di bawah 1.0750, maka AUDUSD berpotensi kembali ke level 1.0560.

Resistance 3=1.1139
Resistance 2=1.0966
Resistance 1=1.0971
Pivot =
1.0698
Support 1=1.0603
Support 2=1.0430
Support 3=1.0335

Gold – Next Direction

Gold kembali jatuh ke level 1722 setelah melanjutkan kenaikannya hingga ke level tertinggi selama 2 bulan terakhir di 1762. Selama sepekan kemarin Gold di perdagangkan kurang dari $50 dan di tutup turun di level 1724. Apabula Gold break di bawah 1755, maka Gold berpotensi kembali ke 1700. Namun bila break di atas 1755, maka Gold berpotensi ke level 1800.

Resistance 3=1858.73
Resistance 2=1798.76
Resistance 1=1768.73
Pivot =1708.76
Support 1=1678.73
Support 2=1618.76
Support 3=1588.73

Hang Seng – Next Direction

Hang Seng melanjutkan kenaikanya hingga terbentuk level tertinggi selama 5 bulan terakhir di 20815, setelah terkoreksi di level 20172. Selama sepekan kemarin Hang Seng di perdagangkan kurang dari 650 point dan di tutup naik di level 20753. Apabila break di atas level 20604, maka Hang Seng berpotensi up ke level 20926. Namun bila kembali break di bawah 20604, maka Hang Seng berpotensi down ke level 20166.

Resistance 3=21631
Resistance 2=21223
Resistance 1=20988
Pivot=20580
Support 1=20345
Support 2=19937
Support 3=19702

Dow Jones – Next Direction

Dow Jones melanjutkan kenaikanya hingga terbentuk level tertinggi selama 9 bulan terakhir di 12818, setelah terkoreksi di level 12474. Selama sepekan kemarin Dow Jones di perdagangkan kurang dari 350 point dan di tutup naik di level 12801. Apabila break di atas level 12719, maka Dow Jones berpotensi up ke level 12861. Namun bila kembali break di bawah 12719, maka Dow Jones berpotensi kembali down ke level 12521.

Resistance 3=13265
Resistance 2=13041
Resistance 1=12921
Pivot=12697
Support 1=12577
Support 2=12353
Support 3=12233

Disclaimer

Market analysis ini sama sekali tidak bermaksud untuk mengajari anda, terlebih lagi mengajak anda untuk open posisi trading. Segala tindakan / keputusan yang anda ambil merupakan tanggung jawab penuh atas diri anda sendiri.

linkedin share

Leave a Comment

Previous post:

Next post:

England/Wales House Price Inflation Accelerates   –   U.S. Consumer Sentiment Unexpectedly Improves In August   –   Consumer Spending Unexpectedly Dips In July   –   India GDP Growth Improves More Than Expected   –   Eurozone Inflation Slows; Jobless Rate Remains Stable   –   Latvia Retail Sales Growth Accelerates For Second Month   –   Lithuania Q2 Growth Revised Up   –   Slovenia Economy Expands Faster In Q2   –   Slovenia Retail Sales Rise In July   –   Czech GDP Stagnant In Q2; Confirms Flash Estimate   –  
Futures Galleria
LiveZilla Live Help