Dalam tempo jangka pendek (2 – 3 bulan kedepan), US dollar diprediksi akan menanjak terutama melawan Euro dan dollar Australia. Euro disinyalir akan menembus level 1,29 bahkan drop ke level 1,26 dalam beberapa minggu ke depan.
Bulan Mei dan Juni secara historis merupakan titik balik penurunan saham di kuartal kedua market 2012. Hal ini berakibat investor akan lebih memilih atau memindahkan dananya ke US Dollar sebagai pegangan saat ini.
Teori Kekekalan Uang
Seperti teori kekekalan energi, uang bergerak dari satu bentuk ke bentuk lain. Saham, obligasi jangka pendek maupun jangka panjang, obligasi pemerintah dan perusahaan, US Dollar, Yen Jepang, Pound Bristis, emas online dan minyak tidak lain hanyalah bentuk energi yang berbeda-beda.
Satu hal yg menyenangkan adalah uang tidak pernah lenyap. Bahkan pada saat Lehman Brother bangkrut sekalipun, uang tidak lenyap begitu saja. Namun berubah wujud menjadi MBS (Mortgage-Backed Security) atau CDO (Collateralized debt obligation) yang dananya dipergunakan untuk membiayai perumahan subprime.
Yang perlu kita perhatikan adalah kemana uang itu akan pergi mengalir?
Possible Scenario
Penurunan dari sektor saham yang saya lihat di index saham masing-masing negara menunjukkan 1 kesimpulan skenario, yaitu dilakukannya babak ke-3 Quantitative Easing (operation twist atau apapun itu namanya
) oleh Federal Reserve. Bila anda masih ingat tulisan-tulisan saya sebelumnya, Federal Reserve membutuhkan index rata-rata harga saham yang rendah untuk meluncurkan quantitave easing.
Harga komoditas selain bahan pangan diperkirakan akan runtuh selama tiga sampai empat tahun mendatang seiring melemahnya pertumbuhan ekonomi China. Proporsi China yang sangat besar dalam permintaan global untuk komoditas seperti besi, semen, tembaga, emas, dll benar-benar memegang pengaruh besar untuk penurunan ini.
“Ben Bernanke is playing catch up football with Mario Draghi. Euro weakness, US dollar strength.”

US dollar akan menjadi satu-satunya mata uang yang kuat selain Yen Jepang. ECB kemungkinan bisa menurunkan suku bunganya lagi jika data ekonomi dari zona eropa akan terus mengecewakan dalam beberapa bulan mendatang. Gold? Mungkin kita bisa “bertemu” gold di level $1,250 per ounce. Yang jelas market akan menjadi sangat volatile untuk beberapa minggu ke depan.
Prediksi Market Kuartal Kedua 2012



{ 6 comments… read them below or add one }
lho kok pesimis sekali terhadap emas….. masak bisa sampai USD 1250…
dasar anailsanya apa mas ?kalau analisa sampeyan spt ini…ya gak
membantu apa2 utk trader
welcome di blog kami bung Agus
analisa seperti apa yang bung agus maksud?
kan sudah dijelaskan di artikel, karena ada penguatan dollar dan melemahnya ekonomi china. Kalau yang anda maksud mengenai analisa teknikal, jujur saya bukan teknikal trader
alasan tsb tidak mengindikasikan mengapa emas bisa sampai USD 1250..angka USD 1250 ini dasarnya apa ?
@Bung Agus :
Berdasarkan rasio Dollar Index / Gold.
Orang sering lupa bahwa emas dipatok dengan nominal USD, dan bukan atas nominal euro, rupiah atau yang lain. Ini ada kaitannya dengan fundamental ekonomi pasca WW 2.
Di tahun 2008 terjadilah bubble di emas, dikarenakan orang menjadikan emas sebagai barang spekulasi.
@mas agus tresnanto
sebagai trader pada dasarnya kita tidak usah terlalu terganggu dengan analisa2 fiskal,makro maupun intermarket seperti itu,perdalam saja pemahaman yang tergambar dalam chart kita dimana para institusi atau hedge fund besar menjual atau membeli sebuah komoditas,mata uang,atau stocks…just always remember “bulls makes money, bears makes money, but pigs get slaughtered”
@mas dhani pratama
great analysis..sangat bermanfaat..matursuwun mas bro