Sebelumnya, kita telah membahas penggunaan Bearish Reversal Candle & indikator stochastic. Minggu ini saya akan membahas kebalikan dari Bearish Reversal Candle yaitu Bullish Reversal Candle.
Beberapa candle formations sebagai indikasi pembalikkan arah dari trend turun berbalik menjadi awal trend naik akan saya bahas dalam artikel kali ini.
Hammer Candle
Harus didahului dengan pergerakan downtrend. Dalam candle Hammer, Close Price sebagai High Price dan Low Price jauh di bawah dari Open Price.
Bullish Engulfing Lines
Harus didahului dengan pergerakan downtrend. Bear Candle harus berada di dalam Body Bull Candle.
Bulish Doji Star
Harus didahului dengan pergerakan downtrend. Dikatakan Bullish Doji Star jika Open Price = Close Price atau Close Price mendekati Open Price.
Morning Star
Harus didahului dengan pergerakan downtrend. Morning Star dapat berupa Bear Candle atau Bull Candle. Dikatakan Morning Star jika panjang High Price ke Open Price sama/hampir sama dengan panjang Low Price ke Close Price (jika Bear Candle).
Dari beberapa jenis Bullish Reversal Candle, saya akan mencoba menggabungkan dengan indikator Stochastic Oscillator (10,5,5) untuk mengambil open posisi. Perhatikan gambar di bawah ini :
1. Morning Star dengan Stochastic Oscillator (10,5,5)

*klik gambar untuk memperbesar
2. Bullish Engulfing Lines dengan Stochastic Oscillator (10,5,5)
Untuk strategi trading Bulish Reversal Candle ini, kami anjurkan untuk menggunakan Time Frame (TF) yang panjang, minimal TF H4.
Demikianlah beberapa contoh Analisa Teknikal hasil dari penggabungan antara Pola Candlestick (Bullish Reversal Candle) dengan Indikator Stochastic Oscillator sehingga kita bisa masuk dalam keadaan tepat dan menghasilkan profit.
Selamat mencoba ya



