Trader
Login
FORGOT
PASSWORD
Deposit Withdrawal

Sindiran Bagi Obama dan Wall Street dari Film Batman

Aug

01.12

Posted by Pratama
2 Comments

Film batman yang terbaru, The Dark Knight Rises benar-benar berbeda dengan film-film superhero lainnya yang akhir-akhir ini mendominasi Hollywood. Dengan jalur cerita yang kuat, latar belakang tokoh dan filosofi yang menarik menjadikannya film action satu ini diperkuat dengan kisah drama yang memukau untuk ditonton. Tak heran lembaga rating film memberikannya nilai 9, atau melebihi rating film bagus semacam “Avatar” yang memegang box office dengan rating 8.

The-Dark-Knight-Rises-FGB

Ada yang unik dari film Batman, The Dark Knight Rises yang terbaru ini. Film ini terus terang menyindir mengenai Wall Street dan pemerintahan Obama.

Bane, tokoh antagonis yang menjadi musuh utama Batman kali ini diceritakan adalah murid yang sama dari Ra’s al Ghul, guru besar Batman.

Bane adalah sosok yang dianggap mengerti semua kelemahan Batman baik secara fisik dan mental. Dia menghancurkan saham perusahaan Bruce Wayne, mencibir bahwa Batman hanyalah seorang kambing hitam bagi Gotham City dan mengalahkan Batman dalam duel 1 lawan 1. Bahkan Bruce Wayne harus kehilangan Alfred, pengasuh setia nya sejak kecil. Batman benar-benar tidak mempunyai apa-apa disini.

Yang menarik bagi saya adalah adegan dimana Bane menguasai lantai bursa Wall Street dan memanipulasi harga saham untuk kepentingannya.

Para polisi setempat diceritakan malas membantu para trader Wall Street yang dianggap sebagai golongan kaum kapitalis. Mereka menganggap bahwa sudah selayaknya orang-orang kapitalis -yang dianggap serakah- seperti mereka mendapatkan hukuman :)

Namun pada akhirnya mereka dengan terpaksa membantunya, karena memang kalau di Amerika, uang pensiun mereka disimpan, dikelola dan di investasikan oleh firma-firma di bursa Wall Street.

Namun bukan itu saja yang menjadi masalah kota Gotham. Gotham City dianggap sudah tidak mempunyai nilai-nilai moral dan terlalu banyak kebohongan yang dilakukan oleh pemerintah dan para kaum kapitalis. Ini dianggap mirip dengan pemerintahan Obama dan kondisi Wall Street saat ini.

Bahkan film ini juga menyindir mengenai anak-anak yatim di AS yang sudah tidak mendapatkan santunan dari pemerintah, sementara bank-bank besar milik kaum kapitalis bisa mendapatkan milyaran dana penyelamatan agar tidak jatuh.

The-Dark-Knight-Rises-Bane-Wall-Street

Bane adalah sosok pemberontak yang sekaligus mewakili golongan bawah, meskipun dengan cara membuat kekacauan. Ternyata memang tidak selamanya revolusi bisa menghasilkan pemerintahan yang lebih bagus :) .

Dalam satu sisi, Bruce Wayne adalah sama seperti trader. Kehancuran perusahaannya adalah sebagai akibat dari ketidak seriusannya dalam menangani perusahaan dan kelemahan mental nya dalam menghadapi tekanan.

Kalau anak jaman sekarang bilang, “batman sedang galau:D

linkedin share
line break

{ 2 comments… read them below or add one }

gunawan August 1, 2012 at 5:54 PM

saya malah belum nonton filmnya Om :)

Pratama August 7, 2012 at 10:07 AM

Silahkan ditonton dulu, saya sendiri sih sudah nonton, dan hasilnya puas mantengin film ini selama 3 jam :D

Leave a Comment

Previous post:

Next post:

Membaiknya Ekonomi AS Mimpi Buruk Bagi Emas   –   Soros Dukung Penurunan Emas   –   Abe Lebih Dipercaya Daripada Bernanke dan Draghi   –   Resesi Berkepanjangan Pada Zona Eropa   –   Nikkei Dalam Performa Terbaik Pada Level 15.000   –   US Dollar Jadi Perburuan Para Investor   –   Harga Emas Masih Pada Level Rendah   –   Aksi Beli Besar-Besaran Terhadap Dollar   –   Dollar Mengikis Harga Emas   –   Kebijakan BoJ Membebani Yen   –  
Futures Galleria