Hanya kata-kata tanpa ada aksi adalah tema dari Bank Sentral pada minggu lalu. Investor dinaikkan harapannya akan adanya stimulus dari European Central Bank (ECB) hanya untuk di kecewakan seminggu sesudahnya.
Namun jika target dari Fed dan ECB adalah ekspektasi pasar yang meningkat, mereka dengan baik telah melakukannya meski tanpa tindakan konkret.
Mr. Draghi melakukannya dengan baik untuk memberikan waktu bernapas bagi Spanyol dan Italia, terutama untuk menurunkan tingkat bond yield mereka yang sudah mendekati level danger di atas 7%. Secara overall, bond yield ini penting bagi kelangsungan hidup Spanyol dan Italia yang mengharapkan dana segar dari penjualan surat hutang (bond) mereka.

*klik gambar untuk memperbesar
Mario Draghi dengan brilian dan meyakinkan tiba-tiba muncul di saat yang tepat dan menyiramkan air dingin untuk mendinginkan bond market seperti yang saya kutip dari Reuters :
Draghi poured cold water on the prospect that the ECB could take action to calm the situation, saying that its mandate did not allow the central bank to resolve states’ financial problems. The International Monetary Fund has urged the ECB, which is legally forbidden from financing governments, to play a greater role fighting the crisis, suggesting that it could be given lender-of-last-resort functions.
Dibalik itu, saya menangkap bahwa para pemimpin eropa tidak mau diganggu dengan rencana liburan mereka di bulan Agustus. Sepertinya sangat mungkin bahwa gertakan Mario Draghi ini didesain untuk memberikan waktu bagi para pemimpin eropa menikmati liburannya.
Yang jelas saat ini ECB tidak akan bisa mengintervensi market secara besar tanpa adanya status “menyerah” dari Spanyol dan Italia sesuai aturan yang berlaku. Itulah kenapa sampai saat ini belum ada solusi pasti dari Mario Draghi.
Another Market Opportunity Draws Near?
Pernyataan Draghi yang tidak akan membiarkan euro jatuh pada tanggal 26 Juli diinterpretasikan sebagai good news oleh market dan hasilnya Euro dan index saham di Eropa, Amerika dan Asia naik tajam. Euro naik lebih dari 200 poin, Dow Jones naik lebih dari 400 poin dan Hangseng naik lebih dari 1000 poin.
Inilah pertunjukkan aksi kekuatan dari seorang kepala Bank Sentral Eropa, Mario Draghi, meskipun hanya pada level permainan kata. Dan bila kita perhatikan bahwa pasar saham ataupun index saham adalah sektor yang paling terpengaruh dari setiap kebijakan bank sentral.
Ekspektasi pasar sekarang ini sudah sangat tinggi pada level yang diinterpretasikan sebagai “they will act soon“. Meski belum terlihat ada tindakan nyata, namun market setidaknya mengamini bahwa baik Fed dan ECB sudah sangat waspada dengan perkembangan situasi market terakhir.
Meskipun begitu, saya tidak yakin bahwa ini adalah bull trend yang benar sampai quantitative easing benar-benar terjadi.
Agenda terdekat dari pertemuan pejabat Bank Sentral adalah pertemuan para pejabat Federal Reserve pada 12 & 13 September nanti. Jika Fed benar-benar meluncurkan quantitative easing pada September nanti, bisa jadi bahwa bull trend sekarang ini adalah bull trend yang benar untuk mulai melakukan buy.
Chart by : BigCharts


