
Harga rumah di AS naik dalam 6 bulan terakhir sebagai tanda bahwa pemulihan ekonomi sedang berlangsung.
Dua laporan yang dirilis oleh S&P dan Case Shiller menyatakan bahwa index harga rumah di kawasan metropolitan naik 0,4% di bulan Juli.
Naiknya harga rumah ini memberikan gambaran bahwa kesejahteraan masyarakat AS sedang naik yang menyebabkan penjualan di sektor perumahan menjadi meningkat. Permintaan akan rumah yang tinggi inilah yang mendorong harga rumah menjadi naik.
Sebelumnya dalam awal bulan ini, Federal Reserve AS meluncurkan program moneter stimulus agresif (QE3) yang ditujukan untuk menyelesaikan kredit perumahan yang macet dengan melakukan pembelian Mortgage Backes Securities sebesar 40 juta dollar setiap bulannya.


