Dalam beberapa minggu terakhir harga emas membuat reli yang cukup mengesankan. Dari area support di level $1525 – $1530, harga emas memanjat naik ke level tertinggi harian di angka $1786. Hal ini sebagai akibat antisipasi dari quantitative easing yang dilakukan oleh beberapa Bank Sentral termasuk oleh Federal Reserve AS dan bailout pembelian bonds oleh European Central Bank.
Kenaikan harga emas dunia ini bukan sebagai reaksi dari terjadinya inflasi, namun sebagai akibat dari persepsi bahwa akan terjadi inflasi dalam waktu dekat. Jangan salah ya
. Dan pada dasarnya persepsi seperti ini seringkali kita jumpai dalam realitas market yang kita tradingkan setiap hari.
Namun, area $1780 sampai dengan $1800 terlihat jelas sebagai level resistance penting seperti yang terlihat dalam chart berikut ini :

*Chart : Bloomberg Finance Service
Sentimen Market Sangat Bagus Terhadap Emas
Kami tidak pernah lupa bahwa pada saat seperti ini, biasanya fase koreksi akan terjadi dalam waktu dekat. Namun meski telah menyentuh level resistance, ada suatu fakta bahwa para pelaku market tampaknya mulai tidak menghiraukan level resistance pada trend kenaikan harga emas saat ini.
Berikut sebuah potret sentimen market berdasarkan index Hulbert HGNSI (Hulbert Gold Newsletter Sentiment Index).

*Chart : Hulbert Sentiment Trader
Apakah Kita Terlambat Naik Kereta?
Mungkin Anda akan menjumpai banyak tulisan analis lain yang bearish (negatif) terhadap harga emas karena telah menyentuh level resistance. Namun sampai saat ini kami tidak melihat adanya alasan untuk mengabaikan kenaikan harga emas dalam kurun waktu long-term kedepan (setidaknya sampai akhir tahun 2013).
Faktor fundamental saat ini masih terus konstruktif dalam menunjang kenaikan harga emas, dan dalam tempo short-term ini kami belum melihat adanya faktor negatif yang bisa diperdebatkan untuk melawan kenaikan yang terjadi pada harga emas saat ini. Semoga ulasan ini bisa menjawab keraguan Anda mengenai kondisi harga emas saat ini.
Bagi kami tidak ada kata terlambat untuk membeli emas.


