Trader
Login
FORGOT
PASSWORD
Deposit Withdrawal

Teknik Trading ala Warren Buffet & Sun Tzu

Oct

24.12

Posted by Pratama
1 Comment

Warren BuffetSalah satu filosofi favorit saya dalam berinvestasi datang dari petuah “The Great Warren Buffet“.

Beliau mengatakan,

“be fearful when others are greedy and greedy when others are fearful”

Tanpa berpikir, ini mungkin terdengar seperti beberapa orang tua yang berusaha untuk menjadi filosofi besar dengan mengatakan sesuatu yang tidak memiliki arti nyata.

Namun sebenarnya ini menjadi suatu teori dasar berinvestasi yang memiliki arti mendalam.

Saya segera menyadari bahwa pernyataan ini lebih mendalam dari apa yang banyak manusia dapat pahami.

Dalam pandangan saya, apa yang dikatakan Warren Buffet sangat berhubungan dekat dengan pernyataan yang ditulis oleh Sun Tzu, dalam bukunya yang berjudul The Art of War.

Pada umumnya, ketika market sedang mengalami tahun, bulan ataupun minggu yang hebat, banyak trader maupun investor amatir menjadi serakah dan terpikat oleh keuntungan besar.

Mereka sampai pada kesimpulan bahwa sekaranglah waktu yang tepat untuk berinvestasi. Mereka mulai serakah …

Mungkin ini menjadi suatu teori dasar trading.

Seperti layaknya hukum ekonomi, harus ada suplai dan permintaan yang seimbang dimana akan tercapai harga yang harmonis.

Begitu juga dengan market yang memiliki keseimbangan tersendiri, setiap Buy yang dilakukan harus ada Sell yang dilakukan.

Apabila semuanya melakukan Buy, lalu siapa yang harus menutup Sell-nya?

art of warKetika seluruh dunia berfikir ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan buy, bank-bank besar dan fund manager dengan dana tidak terbatas mulai mundur. Mereka menunggu sampai ketika para pemula mulai menyerang.

Tentunya akan lebih mudah untuk menghancurkan musuh ketika mereka sudah berada di teritory Anda atau ketika mereka mulai serakah (tidak waspada).

Apa yang saya pahami, kita hanyalah seorang investor kecil dengan dana terbatas. Namun musuh kita adalah bank-bank besar seperti ikan paus diantara ikan-ikan kecil.

Kebanyakan investor tidak memahami siklus pasar dan ekonomi, apalagi P/E rasio, tetapi market masih memiliki jutaan investor seperti ini. Mereka tidak sadar telah jatuh dalam perangkap.

Ketika mereka menyadarinya, hal ini sudah terlambat. Mereka mengalami loss yang besar namun tetap mengerti apa sebabnya.

Ketika harga sudah mulai turun, para investor pemula mulai menutup posisinya. Mereka takut (fearful) bahwa mereka akan mengalami kerugian lebih banyak bila tidak menutup posisinya. Harga pun bergerak turun …

Inilah saat yang tepat bagi bank-bank besar dan para fund manager untuk masuk.

Bank-bank besar dan fund manager mengikuti strategi Sun Tzu dan mulai menyerang.

Mereka mendapatkan kesempatan untuk melakukan Buy kembali pada harga rendah setelah sebelumnya melakukan Sell ketika market berada di harga puncak.

strategi trading sun tzu

Percaya atau tidak, hal ini selalu terjadi setiap saat. Inilah sebabnya kita membutuhkan ilmu berinvestasi, yang tentunya tidak melupakan teori dasar berinvestasi. Para “big boys” ini menggunakan kekuatannya di media massa untuk membuat isu, rumor dan berita yang mempengaruhi sentimen pasar.

Market memberikan kita peluang profit yang tidak terbatas. Namun tentunya kesempatan ini hanya akan diberikan bagi mereka yang benar-benar memahaminya.

linkedin share
line break

{ 1 comment… read it below or add one }

Luca Blight December 23, 2012 at 9:25 PM

Waaow ulasan yang mantap. Ane saluut banget.^_^

Kata inilah yang jarang disadari para trader, “Apa yang saya pahami, kita hanyalah seorang investor kecil dengan dana terbatas. Namun musuh kita adalah bank-bank besar seperti ikan paus diantara ikan-ikan kecil.”

ikan kecil yang merasa dirinya paus.. itulah kebanyakan trader pemula.
Mendingan si jadi ikan remora, ikan kecil yang menempel pada hiu/ikan besar lain..ikut numpang makan bersama ikan2 besar tersebut….Yang penting aman dan tetep hidup.hehehehehe

Leave a Comment

Previous post:

Next post:

Soros Dukung Penurunan Emas   –   Abe Lebih Dipercaya Daripada Bernanke dan Draghi   –   Resesi Berkepanjangan Pada Zona Eropa   –   Nikkei Dalam Performa Terbaik Pada Level 15.000   –   US Dollar Jadi Perburuan Para Investor   –   Harga Emas Masih Pada Level Rendah   –   Aksi Beli Besar-Besaran Terhadap Dollar   –   Dollar Mengikis Harga Emas   –   Kebijakan BoJ Membebani Yen   –   Pengaruh Dari Pembelian Fisik Emas Yang Melambat   –  
Futures Galleria