Trader
Login
FORGOT
PASSWORD
Deposit Withdrawal

QE Trilogy & Fiscal Cliff Menghantam Nilai Tukar Dollar

Jan

16.13

Posted by verro
1 Comment

Dalam keputusannya untuk mengatasi masalah perhutangan yang sedemikian besar, banyak kalangan yang meragukan perekonomian Amerika bisa segera pulih dengan kebijakan trilogy QE yang dikeluarkan The Fed menjelang akhir tahun 2012 lalu.

Tidak ada yang bisa menyangkal teori untuk menciptakan uang dari awang awang tersebut, menghadirkan situasi pasar yang tidak lagi kondusif. Secara teori memang Mekanisme dan dampak QE dianggap bisa menumbuhkan sistem perekonomian yang tersendak dengan membeli surat utang yang bermasalah.

Tapi pada kenyataaanya??? Tidak beberapa lama setelah QE3 dikeluarkan, Terdengar cerita horor “Fiscall cliff” telah mulai menghantui perekonomian AS.

Cerita Horor Perekonomian Amerika

Ketakutan publik bukan tidak beralasan. Malapetaka buruk yang menimpa AS di awal tahun 2013 ini akan semakin memburuk Jika AS tidak segera berusaha keluar dan memperbaiki keadaan dari jurang fiscal yang kelam.

Seperti yang sudah dihasilkan dari kesepakatan fical cliff yang mengacu pada  dua hal, yaitu pembatasan anggaran pengeluaran (spending cut)dan kenaikan pajak (raising taxes) sekaligus. Dimana kebijakan ini digadang gadang akan menghemat anggaran pengeluaran AS sebesar sebesar $1.2 trilliun dalam 10 tahun kedepan.

Namun jika konsumen AS merasa tertekan akibat kenaikan pajak dan pemangkasan anggaran, terutama yang berkaitan dengan tunjangan sosial, suku bunga yang rendah diniai tidak akan berfungsi untuk mendorong pertumbuhan produksi dan peningkatan lapangan pekerjaan.

Ancaman Yang Menghantui

Efek negative yang dihasilkan dari dua kebijakan dalam kesepakatan fiscal cliff dikhawatirkan juga akan mengancam perekonomian amerika.

Misalnya dengan dipangkasnya anggaran yang akan berlaku kepada lebih dari 1000 program pemerintahan yang telah sebelumnya direncanakan, dapat diperkirakan akan menghambat pertumbuhan ekonomi AS kedepannya dan membuatnya berjalan sangat lamban.

Belum lagi hal tersebut ditambah dengan kenaikan nilai jumlah pajak bagi golongan menengah keatas yang tentunya akan membatasi sektor produksi dan mengurangi daya beli pasar!

Dengan tidak tersedianya banyak pilihan untuk menyelamatkan kondisi perekonomian terutama dalam situasi krisis seperti saat ini, para ekonom memperkirakan AS tidak akan kuat berjalan dibawah tekanan fiscal cliff.

Dollar, how are you?

Tentu efek negative yang hadir dari kebijakan kebijkan ekonomi AS tersebut akan berdampak secara global dengan dollar sebagai mata uang dunia.

Akibat terjerumusnya AS kedalam jurang fiscal para trader tentunya perlu mengamati akibat dari kebijakan yang dikeluarkan baik pemotongan anggran dan kenaikan pajak. Bagaimana dampak kedepannya terhadap nilai us dollar.

Pelaku pasar / trader forex rata-rata menunggu kebijakan baru yang dikeluarkan pemerintah AS yang akan mempengaruhi pergerakan ekonomi kedepannya, sehingga bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas apakah dollar akan semakin terjun bebas atau sebaliknya.

Namun reaksi yang berlebihan dari pemerintahan dan pasar, dinilai akan mengantarkan dollar menjadi negatif dan mengangkat nilai logam mulia atau Emas yang mendekati level tertinggi selama 2 minggu pasca fiscal cliff. Hal ini berakibat investor akan beralih meninggalkan dollar dan berburu komoditi emas.

Mengingat kebijakan yang dikeluarkan bertujuan untuk memulihkan perekonomian AS secara bertahap, sepertinya  sebagian petinggi AS tidak ingin US dollar menjadi terlalu kuat.

Dengan berfokusnya para pelaku pasar terhadap kebijakan yang dikeluarkan the Fed, index US dollar kembali mengalami penurunan dari posisi puncaknya 80.684 hingga menjadi 80.2558 serta menjadi 80.440 pada penutupan minggu lalu.

Sementara dalam sesi perdagangan EURUSD dollar mengalami penurunan sebesar 29 point dari $1.3111 menjadi $1.3082

Lalu bagaimana nasib dollar selanjutnya? Well kita tunggu saja kebijakan seperti apa lagi yang patut diperhatikan dan diwaspadai.

linkedin share
line break

{ 1 comment… read it below or add one }

kopi luwak January 17, 2013 at 12:04 PM

Amerika sebagai negara adidaya, tentunya mereka memiliki solusi terbaik untuk negaranya. Karena, Amerika akan selalu menjaga kekuatannya dalam bidang ekonomi internasional. Amerika sendiri sadar, bahwa apa yang terjadi dengan negaranya memiliki pengaruh terhadap negara-negara pesaingnya.

Kesimpulan dari saya, Dolar Amerika akan menampakkan kekuatan positifnya. Apalagi JPY telah memberikan peluang untuk USD mencari solusinya…

Leave a Comment

Previous post:

Next post:

Soros Dukung Penurunan Emas   –   Abe Lebih Dipercaya Daripada Bernanke dan Draghi   –   Resesi Berkepanjangan Pada Zona Eropa   –   Nikkei Dalam Performa Terbaik Pada Level 15.000   –   US Dollar Jadi Perburuan Para Investor   –   Harga Emas Masih Pada Level Rendah   –   Aksi Beli Besar-Besaran Terhadap Dollar   –   Dollar Mengikis Harga Emas   –   Kebijakan BoJ Membebani Yen   –   Pengaruh Dari Pembelian Fisik Emas Yang Melambat   –  
Futures Galleria